Tema Dan Aliran Lukisan Modern

Lukisan menjadi seni dua dimensi terkenal yang sering ada di sekitar kita. Saat ini, seni lukis masih berkembang meskipun era digital sudah lebih mudah membuat apapun. Jika berbicara mengenai lukisan, karya ini harus dibentuk dan diterapkan pada sebuah media yang nyata. Anda bisa menggambar di komputer atau perangkat digital. Akan tetapi, hasilnya belum dinyatakan sebagai lukisan meskipun diprint.

Untuk memahami tentang seni lukis, hal pertama yang harus diketahui adalah aliran. Zaman berkembang dan lukisan modern memiliki banyak aliran. Untuk mengetahui lebih lanjut, simak ulasan berikut ini.

Daftar Aliran Untuk Lukisan Modern

Tema Dan Aliran Lukisan Modern

  1. Naturalism

Lukisan yang menggambarkan kondisi alam termasuk aliran naturalisme. Anda mudah menemukan jenis lukisan ini karena menjadi aliran yang diadopsi oleh berbagai pelukis. Yang menarik, pembelajaran awal seni ini juga bermula dari naturalism. Murid menggambar pemAndangan alam meskipun hasilnya bukan objek nyata.

 

  1. Realism

Naturalism bisa menggunakan objek fiksi dengan konsep alam. Akan tetapi, realism harus merupakan bentuk nyata dari objek fisik. Anda bisa memakai acuan apa saja termasuk alam dan manusia. Yang terpenting adalah hasilnya bukan manipulasi dan mirip dengan foto. Tentu saja, sentuhan artistic seni lukis ralisme sangat indah.

 

  1. Surrealism

Salah satu aliran terkenal lukisan modern adalah surrealism. Anda pernah melihat objek lukis yang tampak natural dan nyata tetapi ada unsur yang tidak sesuai dengan hukum alam. Aliran ini memiliki banyak makna akan tetapi surreal merupakan sesuatu yang diluar nalar. Lukisan menjadi representasi dari apa yang tampak dan tidak tampak. Contohnya, gambar orang sedang duduk berpikir lalu pelukis menambahkan gambaran mengenai isi pikiran.

 

  1. Impresionis

Lukisan tertentu dibuat untuk membuat orang merasa  takjub. Pelukis menambahkan apsek stair atau hiperbola sehingga orang mengira lukisan tersebut bersifat nyata. Aliran impresionis menerapkan konsep dimana lukisan bisa menjadi media untuk menunjukkan jati diri.

 

  1. Ekspresionis

Jika impresionis fokus ke diri sendiri, aliran tersebut berganti menjadi ekspresionis. Sebuah rasa dan pengalaman ingin diungkapkan. Pelukis melihat suatu kejadian lalu muncul ide untuk menyatakannya ke bentuk lukisan. Ekspresionis termasuk lukisan yang unik karena tidak punya pakem yang baku. Setiap orang bebas berekspresi bahkan dengan gambar yang aneh sekalipun.

 

  1. Romantisme

Sebuah lukisan menggambarkan hubungan manusia. Aspek romantic muncul disana meskipun hanya tidak harus laki-laki dan perempuan. Aliran ini memberikan gambaran dan ekspresi bagaimana suasana hati manusia saat menjadi romantis. Perlu Anda ketahui, hal tersebut tidak hanya terkait cinta tetapi juga kerinduan pulang kampung atau mengenang masa lalu.

 

  1. Kubisme

Anda pernah melihat karya picasso. Itulah yang disebut dengan kubisme. Seni lukis ini menggunakan gambar-gambar kubus yang disatukan ke media lukis. Meskipun terkesan mudah, kubisme memiliki tantangan sendiri. Anda bisa menggambar kubus, persegi, dan sebagainya sebagai objek geometri. Akan tetapi, menggabungkannya agar muncul semua ide dan makna membutuhkan kemampuan dan pengalaman.

 

  1. Pop art

Gambar di jalan dan graffiti bisa dianggap lukisan. Karya seni tersebut sering disebut dengan pop art atau seni yang sedang populer. Anda beranggapan melukis harus di tempat sepi, damai, dan tenang. Di sisi lain, orang-orang dengan ide seni ingin menunjukkan eksistensi karya. Mereka memilih pop art karena mudah dicerna. Gambar juga bisa mengandung unsur kritikan sosial, propagAnda, kampanye, dan lainnya. Jika membahas lukisan modern, inilah bentuk asli di masa tersebut.

 

  1. Klasik dan gothic

Banyak lukisan dengan tema klasik tetapi dibuat di era modern. Pelukis merasa kagum terhadap unsur klasik baik secara tema maupun teknik. Karya mereka juga melibatkan unsur gothic jika memang berkaitan dengan era tersebut di Eropa.

 

  1. Futurism

Jenis aliran selanjutnya adalah futurism. Perlu Anda ketahui, aliran ini bukan berarti menggambarkan alien, robot, dan mesin masa depan. Sebaliknya, futurisme adalah aliran dimana terdapat sebuah konsep terus bergerak.

Mengenal seni lukis di era modern

lukisan modern

Masih banyak aliran di seni lukis. Beberapa pelukis menggunakan aliran bervariasi di setiap karyanya. Mereka melakukan eksplorasi sehingga berhasil mencari aliran yang menjadi representasi dirinya sendiri. Akan tetapi, ada juga pelukis hanya memilih satu aliran. Mereka sudah seperti profesional di bidang lukis dan fokus ke konsep tertentu.

Era modern memberikan kesempatan bagi banyak orang untuk mengenal aliran dan jenis lukisan. Di masa lalu, seni menjadi salah satu bidang yang sering dikekang. Seni lukis tidak banyak berkembang. Jika ingin melakukan kritik sosial, mereka memilih seni lukis yang dapat menyamar maksud tersebut. Anda tidak akan menemukan pop art yang langsung menuju topik.

Bagi mereka yang tidak berkecimpung di bidang seni lukis, nama-nama pelukis unggulan akan terasa asing. Banyak orang mengenal van gogh, picasso, dan Da Vinci. Akan tetapi, pelukis modern hanya dikenal pada kalangan terbatas. Mereka terkesan eksklusif kecuali karyanya sangat fenomenal.